Sawahlunto, Rabu, 16 Desember 2025 — Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menerima audiensi Ketua dan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sawahlunto yang menyampaikan sejumlah rekomendasi hasil Muzakarah Keumatan sebagai bahan penguatan kebijakan pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.
Ketua MUI Kota Sawahlunto, Fadlih Rifenta, memaparkan rekomendasi strategis yang meliputi pemberdayaan infaq masjid, penguatan peran remaja masjid, pembangunan kantor sekretariat MUI, penguatan program tahfidz Al-Qur’an di jenjang SMP dan SMA, serta pengaktifan kembali Gerakan Maghrib Mengaji.
Rekomendasi tersebut bertujuan memperkuat ketahanan spiritual masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki fondasi nilai keagamaan yang kokoh dalam menghadapi tantangan globalisasi dan dinamika sosial yang semakin kompleks.
Wali Kota Riyanda Putra menyambut baik masukan tersebut dan menegaskan bahwa penguatan aspek spiritual merupakan bagian penting dari pembangunan manusia seutuhnya, yang harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik dan ekonomi.
Menurutnya, rekomendasi MUI sejalan dengan kerangka kerja Sawahlunto Maju yang menekankan pendekatan pembangunan yang responsif, adaptif, dan berdampak nyata, termasuk dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan kota dan penguatan nilai moral serta keagamaan masyarakat.
Untuk itu, Wali Kota Riyanda Putra akan mengoordinasikan rekomendasi tersebut kepada perangkat daerah terkait agar dapat ditindaklanjuti secara terencana dan terukur sebagai bagian dari kebijakan pembangunan sosial-keagamaan Kota Sawahlunto.